Social CRM Part 9: Google Analytics 2013 & Digital CRM

Artikel sebelumnya saya pernah membahas Social CRM adalah masa depan dari strategi social media dan digital disini. Dan ternyata saya cukup terkaget bahwa asumsi ini diperkuat ketika kemarin saya membaca blog dari Google Analytics, yang membahas mengenai fitur mereka di 2013 yang akan diluncurkan sebagian besar akan terkait dengan pengukuran Social CRM.

Beberapa fitur CRM yang akan hadir di Google Analytics 2013 antara lain:

1. Menentukan Customer Lifetime Value

2. Menemukan pelanggan yang loyal, yang akan menjadi dasar untuk membuat keputusan budget digital marketing yang lebih tajam

Lalu apa artinya Google Analytics dengan fitur CRM?

Social CRM is the Next Big Thing

Google tentu tidak sembarangan menambahkan fitur apabila mereka tidak melihat bahwa ini punya potensi yang besar dan memang dibutuhkan oleh konsumennya. Kalau begitu berarti ke depan CRM di ranah digital menjadi sesuatu yang penting dan bersifat massal, sehingga fitur fitur ini akan diluncurkan di tahun depan.

Digital Campaign is not ENOUGH

Digital ke depan bukan hanya soal hore-hore, dan pengukurannya hanya dilihat sebatas penambahan jumlah follower, fans, jangkauan audiens dll. Tapi ke depan digital harus mampu menghasilkan ROI yang jelas, dalam hal ini pengaruhnya, ke penjualan, dengan angka-angka yang terperinci. Medium mana yang paling efektif menghasilkan konversi ke penjualan, dll.

Quantitative Analysis Competencies

Apabila era ini hadir maka para praktisi pemasaran digital, bukan hanya dituntut untuk kreatif, lalu gaul untuk bisa berinteraksi, dan memetakan komunitas yang relevan. Tapi harus juga punya kemampuan analisis kuantitatif yang tajam. Percuma saja data berserakan apabila tidak bisa membacanya dari perspektif pemasaran, untuk mengoptimalkan apa yang dimiliki saat ini.

Kompetensi analisis kuantitatif sudah menjadi isu hangat, dan menjadi tuntutan bagi para pemasar digital di Amerika Serikat, dan di sana pun masih sangat langka. Maka bila Anda ingin mengantisipasi jaman, maka mulailah mempelajari aspek kuantitatif karena ke depan akan sangat dibutuhkan.

Apakah setuju dengan pendapat di atas?