AAEAAQAAAAAAAAPeAAAAJGRkZTU1OTNmLWE4OGYtNDU1Yi1iNjJlLWYwMmE4ZDI1MTVkYw

Analisis Singkat Harbolnas 2015

Mumpung suasananya masih hangat baru selesai semalam. Maka langsung nulis topik ini, banyak sekali hal menarik terkait Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun ini. Untuk yang mau tahu lebih banyak, bisa buka di link ini.

Gambar di atas sengaja dipilih, karena menurut saya itu adalah judul email marketing paling menarik sepanjang Harbolnas yang saya terima. Karena sebagai orang digital dan pecinta ecommerce. Saya mendaftar e-mail marketing hampir semua e-commerce mainstream seperti; Lazada, Zalora, Sukamart, Matahari Mall, Berrybenka, LocalBrand, Blibli, Blanja, Dino Market, Bhinneka dll.

Lalu apa saja hal yang menarik perhatian saya di Harbolnas 2015?

1. Peserta yang makin meriah dan kompetitif

Saya melihat tahun ini ecommerce yang ikut semakin banyak, sebenarnya tidak mengherankan karena tahun 2015 pertumbuhan ecommerce sangat pesat. Berdasarkan data dari web resmi Harbolnas. Tahun lalu yang ikut berpartiispasi  78 ecommerce, tahun ini? Sekitar 140!!!. Jadi makin ramai, maka juga makin sengit persaingannya.

2. Awareness makin tinggi di sisi konsumen

Saya ingat sekali tahun lalu ketika Harbolnas 12-12, suasananya adem ayem saja. Tahun ini karena media partner makin banyak, dan para ecommerce juga investasi besar untuk promosi. Maka hype acara tahunan ini luar biasa. Di tv, radio, billboard, banner ads, sampai dengan youtube ads semua ngomongin Harbolnas. Ini sekaligus bagus untuk edukasi masyarakat belanja lewat online.

3. Perang E-mail Marketing

Tahun ini saya juga melihat fenomena menarik lainnya, yaitu perang e-mail marketing. Hampir semuanya gencar dengan e-mail marketing. Memperebutkan konsumen yang impulsif untuk berbelanja. Dari berbagai e-commerce yang saya daftar e-mail marketingnya. Sepertinya Matahari Mall yang paling aktif kirim e-mail terkait ini.  Mereka kirim e-mail counting down sebelum event, sampai dengan extended discount di hari ini.

4. Fenomena Diskon Tipu Tipu

Ini yang memprihatinkan di tengah antusiasme konsumen menanti Harbolnas karena banyaknya promosi dan publikasi. Ternyata banyak diskon menipu, harganya dinaikkan terlebih dahulu. Hingga jadi berita besar di berbagai media. Anda bisa cek di Kompas.com misalnya

5. Tren Pencarian di Google naik tajam di tanggal 10 tengah malam

Pencarian kata kunci Harbolnas naik tajam masuk tengah malam persis di tanggal 10 Desember ketika Harbolnas di mulai (karena tahun ini agak unik diperpanjang jadi 3 hari), dan puncak pencarian di tanggal 12 Desember jam 7:30 pagi.

Menariknya daerah tertinggi pencarian adalah di Banten, Yogyakarta, Jawa Barat, baru Jakarta. Kalau liat data ini, dugaan saya Banten didominasi mereka yang tinggal di daerah Tangsel seperti Bintaro, BSD, dll. Di sinilah keluarga muda pekerja Jakarta banyak tinggal terutama kaum menengah itelektual, Yogyakarta tinggi karena di sana banyak mahasiswa yang melek internet. Dan Jawa Barat ini pastinya mencakup wilayah Bekasi, Depok dll sebagai penyangga Jakarta. Jadi memang Harbolnas dan belanja online didominasi oleh generasi muda. Info lengkap cek link ini

Apa yang menurut Anda menarik dari Harbolnas tahun ini? Tahun ini pertama kali ikut belanja di Harbolnas? Yuk share dan diskusi di sini.