blogging

4 Kategori Tema yang Paling Laku di Blog Ini

Tanpa terasa sudah hampir satu tahun saya menulis blog. Dulu berpikir ini sesuatu yang tidak akan sempat dilakukan, karena berbagai kesibukan. Bahkan sempat terpikir untuk rekrut anak magang, untuk menulis. Ternyata setelah dijalani semakin kecanduan, dan asyik.

Dan terus-menerus mengamati dan menganalisis tulisan seperti apa yang direspon positif, dan berkali-kali dibuat terkejut dan kadang kecewa. Terkejut karena tak menyangka kalau tulisan itu disambut sangat meriah, dan dishare banyak orang, tapi di sisi lain kadang kecewa karena sudah optimis ini akan disambut meriah ternyata, responnya tidak sebanyak itu.

Lalu apa yang saya pelajari? Konten seperti apakah yang akhirnya banyak menarik perhatian, dan membawa trafik yang signifikan? Berikut pola yang saya lihat:

Konten tips yang bersifat mendasar dan umum ternyata selalu punya banyak peminat

Konten-konten seperti, digital personal branding untuk mahasiswa dan fresh graduatememang sejak awal sudah saya duga akan menjadi viral, dan banyak dishare. Walaupun sebenarnya isinya sangat sederhana, dan hal-hal yang sifatnya dasar.

Saya justru kaget ketika saya membuat tulisan tentang KPI di digital, yang juga mendapat sambutan yang ternyata banyak yang antusias membaca. Indikatornya adalah jumlah views, dan share di media sosial.

Pelajaran pentingnya, jangan ragu untuk menuliskan sesuatu yang dasar. Kadang kita merasa, wah hal semacam itu harusnya semua orang sudah tahu. Tapi jangan lupa bahwa akan selalu ada generasi baru, dan orang-orang yang baru pertama kali masuk industri. Segmen pembacanya adalah mereka ini.

Riding the wave, topik yang sedang hangat diperbincangkan

Walapun tidak selalu, tapi tulisan-tulisan saya yang membahas hal-hal yang sedang hangat dibicarakan memang akan membuat trafiknya akan dengan cepat naik. Karena topik yang sedang hangat, memang mudah buat menggoda untuk share kontennya.

Contoh yang sangat legendaris yang saya tulis adalah ketika saya membahas video campaign Ramayana. Menariknya hingga sekarang pun tulisan ini masih banyak yang membaca, padahal tulisan itu sudah ditulis sejak Ramadhan 2016, ketika video iklan Youtube Ramayana yang memang kerena jadi perbincangan seantero Indonesia.

Data & Insight Kualitatif Mampu Merebut Perhatian

Saya beberapa kali menulis berdasarkan data kuantitatif dari berbagai sumber yang menurut saya menarik, atau insight kualitatif berdasarkan pengalaman saya selama ini berkecimpung di industri, dan juga pengalaman, dan pengamatan.

Ternyata saya kaget banyak sekali yang tertarik dengan tulisan saya yang semacam ini. Ini jadi pembelajaran buat saya untuk lebih banyak menulis dengan kategori yang seperti ini. Beberapa contohnya adalah ketika saya menulis tentang Joox, dan Path.

Konten yang sifatnya kurasi dan kilas balik juga disambut antusias

Ternyata para pembaca sangat suka dengan konten yang sifatnya kilas balik, dan kita hanya sebagai kurator yang mengkompilasi saja. Contohnya adalah ketika saya menulis video iklan Indonesia terbaik 2016.

Ini pengamatan sekilas berdasarkan eksperimen di blog saya. Adakah yang berkenan untuk berbagi pengalaman, sebagai penulis blog? Saya tunggu.

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Executive Officer (CEO) Upnormals Pingfans

Digital Strategy Expert & Trainer

Penulis Buku Best Seller “WWW.HM Defining Your Digital Strategy”

Unduh e-book GRATIS di sini