blog

Return On Investment (ROI) Menulis Blog

Tulisan kali ini sifatnya sangat personal, sekedar berbagi pengalaman. Menginjak awal tahun 2018, saya sudah konsisten menulis blog lebih dari 1,5 tahun. Blog ini mulai aktif sekitar Mei 2016. Di awal, saya tidak yakinbisa konsisten menulis blog, karena komitmen menulis itu sangat susah. Disiplin ditentukan oleh diri sendiri, sementara tak ada deadline, dan keharusan untuk menulis.

Namun saya makin semangat menulis, dan sepertinya akan konsisten menulis ke depan, karena setelah berjalan beberapa bulan, saya melihat ROI yang sangat jelas untuk waktu, tenaga dan pemikiran yang saya investasikan dengan menulis blog.

Berikut beberapa ROI yang terlihat langsung dan tidak langsung dengan hadirnya blog.

Undangan mengisi training, seminar dan pembicara di berbagai sesi tentang digital

Hal ini paling jelas ROI-nya, langsung bisa terhitung berapa banyak orang yang mengundang saya. Lalu ketika saya tanya, mereka tahu kontak saya dari mana? Mereka bilang mengetahui kontak email saya dari situs web tuhunugraha.com. Bagi saya, wow ternyata ini punya dampak yang besar ya.

Ini sangat logis, kebutuhan untuk sesi training digital dan sebagian besar training lainnya bukan kebutuhan rutin. Ketika mendadak butuh cari di mana? Selain bertanya dan minta rekomendasi teman, kolega, atau saudara. Cara tercepat dan termudah adalah mencari via mesin pencari semacam Google. Dan di sanalah saya hadir, karena selalu update informasi dan tren terbaru di industri. Orang akan percaya dengan kredibilitas yang dibangun.

Kredibilitas dan pengakuan dari komunitas praktisi digital

Ketika saya menulis blog, saya rutin membagikannya ke berbagai komunitas praktisi digital yang ada di internet mulai dari grup Facebook, WhatsApp hingga LinkedIn. Saya tidak menyadari, ini mempunyai dampak besar, hingga saat bertemu dengan beberapa teman di komunitas digital yang bilang mereka sering melihat update konten saya di grup. Padahal saya tidak melihat mereka merespon apapun di konten itu. Di sana saya belajar, ternyata memang banyak sekali silent reader. Ini menjadi sebuah catatan dan pembelajaran penting buat saya.

Membangun kredibilitas calon klien

Industri digital agency itu sangat ketat, banyak sekali pemainnya. Dan juga selalu bermunculan pemain-pemain baru. Karena industri ini relatif sangat mudah untuk dimasuki, barrier to entry sangat rendah. Kehadiran blog membuat Upnormals Pingfans yang kebetulan saya terlibat di dalamnya, menjadi berbeda punya kredibilitas yang lebih tinggi. Karena personal branding saya, akan membawa gerbong Pingfans juga di belakangnya ketika bertemu dengan calon klien.

Bagian dari retensi ke klien

Mengelola bisnis dan klien, bukan hanya sekedar kinerja yang bagus. Apalagi ini bisnis yang kaitannya dengan jasa, faktor kepercayaan dan kredibilitas memegang peranan yang sangat penting. Oleh karena itu, saya rutin menulis lalu membagikan ke berbagai grup bersama klien. Untuk terus menjaga hubungan baik, dan meningkatkan kredibilitas. Ini terlihat sangat sederhana, tapi saya yakin punya korelasi positif terhadap peningkatan kepercayaan, dan kredibilitas. Indikatornya bisa dilihat dari antusiasme klien, ketika saya membagikan artikel tulisan-tulisan saya, jujur diawal saya agak ragu apakah ini akan membuat mereka tertarik? Ternyata keraguan saya salah.

Membangun brand awareness ke audiens baru

Sama halnya seperti produk, personal brand bagi saya harus terus direjuvenasi. Saya bisa jadi dikenal di generasi para praktisi saat ini dan masa lalu. Tapi sering kali saya menanyakan? Bagaimana dengan generasi masa depan? Mereka yang saat ini masih kuliah?

Bukankah mereka yang sekarang masih kuliah, 5 hingga 10 tahun lagi akan menjadi para pengambil keputusan? Bagaimana kalau saya tidak lagi ada dalam benak mereka, dan teman-temannya ketika terpikir tentang ahli digital? Melalui tulisan di blog, saya ingin meninggalkan jejak, dan terus memperluas pasar.

Mereka yang mahasiwa ketika sedang skripsi mencari narasumber untuk diwawancara akan menemukan nama saya. Ketika mereka ingin belajar digital, maka akan bertemu dengan blog ini. Ketika mereka pertama kali masuk di industri lalu tergabung di komunitas, akan menemukan tulisan saya juga. Saya cukup kaget, ketika seorang first jobber di perusahaan PR Agency multinasional ternama, saat bertemu bilang senang sekali membaca blog saya, dan rutin membaca bersama teman-temannya sejak masa kuliah. Karena ternyata dia membuat komunitas belajar tentang digital bersama teman-temannya. Saat mengetahui fakta ini, saya merasa berarti ROI terkait ini sudah valid terjadi.

Narasumber berbagai media, atau undangan menulis kolom opini

Saya cukup kaget beberapa tahun lalu ketika pertama kali dikontak oleh jurnalis Bloomberg Businessweek. Jurnalisnya meminta waktu saya untuk memberikan opini tentang fenomena di industri digital. Huwoww saya lompat-lompat kegirangan. Dan itu terjadi sekitar 2009/2010.

Saya penasaran bagaimana bisa mereka tahu tentang saya? Ternyata mereka menemukan blog yang sering rutin saya tulis, di blog korporat. Waktu itu saya rajin menulis di blognya Virtual Consulting. Dan selain BusinessWeek, saya sudah diwawancarai berbagai media cetak mulai dari Nova, Gatra, Tempo, Info Komputer, Femina dll. Dari tv saya pernah diundang Metro TV, Net TV. Dari mana mereka tahu? Sebagian besar tahu dari blog yang saya tulis.

Maka demi mengingat begitu besar ROI yang dihasilkan, saya selalu menyempatkan untuk terus menulis. Bagaimana dengan Anda?

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Digital Strategy Expert & Trainer

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Unduh e-book GRATISdi sini