donation

Beberapa Pelajaran Penting Digital Strategy Untuk Non Profit dari KitaBisa.Com

Digital strategy selama ini yang lebih hangat dan banyak diperbincangkan adalah tentang korporasi, padahal di organisasi non profit pun perlu memahami soal ini, selain menggunakan digital biayanya lebih murah dibandingkan media konvensional misalnya untuk menggalang dana, atau menggalang sebuah kampanye. Digital juga medium yang paling banyak dikonsumsi generasi milenial, kalau mau menyasar generasi ini maka mau tak mau harus menggunakan pendekatan digital.

Salah satu yang menurut saya berhasil membangun digital strategy di kategori non profit di Indonesia adalah KitaBisa.com, yang baru berumur 3 tahun . KitaBisa.com ini tepatnya berdiri sejak 6 Juli 2013. Saya melihat banyak sekali pelajaran untuk organisasi non profit dari mereka. Berikut beberapa yang menurut saya menarik:

Inovasi Produk

Ini adalah sorotan utama dan menurut saya keunggulan paling utama dari organisasi ini. Mereka mempunyai empat pilar produk hingga saat ini. Galang Dana, Donasi, Zakat, dan yang terbaru adalah Ulang Tahun. Keempatnya punya tujuan dan fungsi yang berbeda, memenuhi kebutuhan tiap individu yang punya kepentingan berdonasi yang beragam. Yang terbaru adalah Ulang Tahun, di mana saat ulang tahun, keluarga dan teman diajak untuk memberikan donasi oleh yang merayakan, dibandingkan ngasih hadiah. Ini ide yang brilian bukan? Dan saya jarang melihat organisasi non profit yang benar-benar inovatif dan serius menggarap lini produknya.

Screenshot (562)

Kolaborasi

Mereka juga  sangat agresif untuk melakukan kolaborasi dan bekerjasama dengan berbagai lembaga, misalnya saja UNDP, beberapa lembaga Zakat dan tentunya LSM dan komunitas-komunitas. Kolaborasi ini tentunya akan membawa banyak manfaat karena mereka akan dikenal lebih luas, tanpa perlu mengeluarkan biaya iklan.

Bukan hanya dilevel organisasi, mereka juga berkolaborasi dengan berbagai tokoh ternama di negeri ini dengan latar belakang yang beragam sebagai advisors.  Mereka juga berkolaborasi dengan selebritis sebagai endorser, seperti Dian Sastro, Luna Maya. Ini karakter khas dari generasi milenial yang memang sangat gemar berkolaborasi. Maka jangan heran mereka bisa tumbuh dan melesat semakin cepat, karena kolaborasi ini pastinya akan memberikan mereka lebih banyak inspirasi.

Screenshot (563)

Transparansi & Membangun Kepercayaan

Ini hal yang sangat penting dan kadang terlupakan oleh organisasi non profit. Donatur butuh transparansi informasi, dan dikasih tahu informasi terbaru terkait perkembangan program yang didukung seperti apa. Sistem di KitaBisa.com, sangat mengakomodasi ini Anda bisa melihat total donasi yang tersalurkan, atau mau melihat per kampanye. Dan kita juga bisa melihat siapa saja yang menjadi donatur.

Penggalang dana juga bisa mengirimkan e-mail perkembangan terbaru ke semua donatur, sampai di mana program sudah berjalan, ini membangun kepercayaan dan loyalitas donatur ke platform ini. Walaupun untuk update ini sangat tergantung pada masing-masing penggalang donasi, karena ada juga yang setelah diberi donasi tidak memberi update apa pun terkait proyeknya.

Screenshot (564)

Gamifikasi

Mereka juga memanfaatkan gamifikasi, memberikan pengakuan dan penghargaan bagi individu yang membantu menyebarkan informasi, dan berhasil membawa donatur. Ini membuat orang termotivasi untuk menyebarkan informasi lebih luas, walaupun mereka tidak mendapatkan reward finansial ketika melakukan hal ini. Ini salah satu strategi yang brilian untuk menyebarkan informasi, dan merekrut “pemasar” yang jumlahnya tak terbatas tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.

Screenshot (566)

Kekuatan Teknologi Terkini

KitaBisa.com juga sangat mengagumkan dalam hal adopsi teknologi terkini untuk membuatnya selalu terdepan, inovatif dan menjadi sebuah platform penggalangan dana yang keren dan inovatif. Anda bisa lihat dari user experience websitenya yang sangat bagus. Mereka juga sudah mengadopsi berbagai macam cara donasi mulai dari transfer, kartu kredit dan yang terbaru e-wallet.

Dari sisi komunikasi ke calon donatur mereka juga mengadopsi teknologi terbaru misalnya Virtual Reality (VR) untuk mempengaruhi audiens untuk berdonasi.

Screenshot (561)

Komunikasi Persuasif

Ini juga hal yang menurut saya menarik dari platform ini, cara mereka berkomunikasi dan melakukan persuasi sangat softselling dan tidak menggurui. Mereka sangat memahami target audiens mereka adalah generasi milenial. Dan milenial hanya bisa didekati dengan cara yang menyenangkan dan tidak menggurui.

Screenshot (567)

Bagaimana menurut Anda? Ada yang pernah berdonasi di sana? Yuk berbagi pengalamannya.

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Operating Officer (COO) Upnormals Pingfans

Penulis Buku Best Seller “WWW.HM Defining Your Digital Strategy”

Unduh e-book GRATIS di sini