Digital Transformation

Transformasi Digital

Revolusi digital bergerak sangat cepat. Bicara digital bukan hanya sekedar kanal komunikasi pemasaran, atau membangun citra perusahaan. Kalau Anda hanya menganggapnya seperti itu, maka Anda masih memahami digital sebagai bagian dari marketing strategy.

Transformasi digital bergerak sangat cepat dan liar, dan meliputi 5 hal penting dalam proses bisnis, oleh karena itu sering juga disebut sebagai Transformasi (Bisnis) Digital.  Ada lima bagian yang mengalami digitalisasi menurut i-scoop:

Aktivitas Bisnis

Area ini meliputi pemasaran, sumber daya manusia (SDM), administrasi, operasional perusahaan, hingga ke layanan pelanggan. Hal yang paling jelas terlihat sekarang dan sudah populer di Indonesia adalah pemanfaatan digital untuk pemasaran. Walaupun masih lebih banyak terkonsentrasi pada pemasaran melalui media sosial.

Beberapa perusahaan di Indonesia sudah mengalokasikan 10%-20% dari anggaran pemasarannya di kanal digital, tren yang terbaru mereka banyak berinvestasi di video. Layanan pelanggan juga saat ini banyak yang sudah menerapkan layanan via digital. Misalnya customer care via social media, terutama Twitter sudah menjadi standar di beberapa industri, misalnya telekomunikasi dan perbankan.

Proses Bisnis

Proses berantai dari sebuah sistem di perusahaan untuk mencapai tujuan dan menghasilkan produk atau jasa yang lebih efisien. Sistem informasi dan digitalisasi membuat sistemnya menjadi lebih cepat, bahkan di beberapa industri memungkinkan kolaborasi, dan bekerja dari jarak jauh.

Hal yang mungkin paling kita kenal adalah sistem untuk bagian akuntansi, e-learning dan knowledge management yang sudah banyak diterapkan di perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Model Bisnis

Ini adalah salah satu yang mungkin paling menggemparkan di Indonesia, kalau Anda melihat gemparnya Bluebird Vs Uber. Lalu hadirnya Go-Jek. Mereka ini membawa arus baru digital sebagai pendorong perubahan model bisnis dari sistem konvesional yang sudah ada. Uber dan Go-Jek adalah perusahaan yang tidak mempunyai aset kendaraan, mereka hanya penyedia platform yang memungkinkan pemilik kendaraan, dan konsumen bertemu.

Atau ada juga Kitabisa.com sebuah platform crowdfunding, yang menjadi market place yang mempertemukan donatur dan organisasi atau individu yang membutuhkan donasi. Spotify yang membuat orang tak perlu lagi membeli lagu, tapi cukup berlangganan, atau gratis tapi dengan mendengarkan iklan. Model bisnis ini  terkait dengan bagaiman sebuah fungsi bisnis berjalan, mulai dari pendekatan ke pasar, value proposition, sampai dengan bagaimana mereka mengeruk pendapatan.

Baca Juga: Mengapa CIMB Niaga adalah Bank yang Paling Responsif di Era Disrupsi Digital?

Ekosistem Bisnis

Ini meliputi jaringan pemangku kepentingan  dan partner yang mempengaruhi bisnis, misalnya peraturan dan juga prioritas ekonomi serta kebijakan. Indonesia saat ini makanya sangat giat mengembangkan infrastruktur internet, dan juga start up digital. Karena ini adalah potensi masa depan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena menciptakan efisiensi, dan mendorong tumbuhnya layanan dan produk-produk baru.

Aset Bisnis

Artinya penghitungan aset perusahaan bukan hanya didasarkan pada aspek tradisional yang berbentuk fisik, tapi bergeser ke sesuatu yang sifatnya tak terlihat misalnya jumlah database konsumen, dan informasi.

Transportasi

Jadi wajar saja kalau Go-Jek nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan Garuda dll. Informasi ini sempat menjadi kontroversi, dan menjadi bahan perbincangan yang hangat diberbagai grup yang saya ikuti. Karena Go-Jek dinilai tinggi berdasarkan sudut pandang baru, yang lebih menitikberatkan pada aset yang tak terlihat, yaitu jumlah database pelanggan, dan informasi terkait dengan itu yang nilainya sangat tinggi. Selamat datang di era transformasi digital.

Sejauh mana perusahaan Anda melakukan transformasi digital? Apakah Anda percaya, dan agresif untuk melakukan transformasi ini?

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Operating Officer (COO) Upnormals Pingfans

Penulis Buku Best Seller “WWW.HM Defining Your Digital Strategy”

Unduh e-book GRATIS di sini