brand ambassador

Kapan Brand Harus Punya Brand Ambassadors?

Ini mungkin pertanyaan paling penting dibenak para pemasar, seberapa penting punya brand ambassador, baik itu di online dan offline? Tetapi dalam konteks tulisan ini lebih banyak membahas konteks di online, karena saya lebih banyak menggeluti digital. Sebelum lebih jauh membahas kapan, maka perlu kita samakan persepsi yang disebut sebagai brand ambassador.

A Brand Ambassador (sometimes also called a Corporate Ambassador) is a person who is hired by an organization orcompany to represent a brand in a positive light and by doing so help to increase brand awareness and sales.[1] The brand ambassador is meant to embody the corporate identity in appearance, demeanor, values and ethics

Sumber: Wikipedia

Karena untuk membedakannya dengan social media influencers yang juga sering dipakai untuk brand.  Untuk memudahkan membedakannya, saya mendefinisikan Brand Ambassadors itu dikontrak dalam jangka panjang bagi brand, dan asosiasi brand melekat dengan brand ambassador, sementara social media influencers hanya dipakai untuk taktikal, dengan tujuan tertentu.

Baca Juga: Tantangan Selebritis Online

Lalu kapan saatnya brand harus berinvestasi di brand ambassador?

Ketika Produknya Butuh Sosok atau Personalisasi Agar Konsumen Mudah Mengidentifikasikan Dirinya dengan Produk Tersebut

Beberapa produk terlihat dingin, dan terlalu kompleks sehingga konsumen susah untuk memahami produknya. Hadirnya sosok brand ambassador akan membuat produk yang ditawarkan terlihat lebih humanis, mudah dimengerti, dan konsumen bisa mengasosiasikan dirinya dengan produk tersebut.

Misalnya produk gadget yang sifatnya terlihat terlalu geek dan canggih, ketika mereka menyasar audiens lifestyle mereka memanfaatkan brand ambassador yang membuat produknya terlihat lebih personal, orang-orang dengan karakter serupa akan terinspirasi untuk membeli. Karena merasa adanya persamaan karakter. Misalnya Iwet Ramadhan pernah didaulat menjadi ambassador Samsung Galaxy Note 3.

Ketika Konsumen Butuh Rekomendasi dan Inspirasi dalam Pemilihan Produk

Ini bisa terlihat di industri fashion dan kecantikan. Peran brand ambassador menjadi sangat penting, karena apa yang dipakai sama seseorang akan menginspirasi orang lain untuk membelinya. Konsumen sangat dipengaruhi oleh orang lain yang terpercaya. Oleh karena itu di industri ini, bukan hanya brand ambassador, para social media influencers juga punya peran yang sangat penting.

Jadi jangan heran bila Victoria’s Secret Angel itu selalu dinanti, Wardah selalu hadir dengan Ambassador baru, misalnya yang terbaru Wardah menggandeng Raline Shah. Dan lebih menarik lagi, Wardah masih menampilkan brand ambassadornya sejak dulu.

Ketika Produknya adalah Kategori Baru yang Butuh Edukasi

Produk yang masih baru, kategori baru butuh brand ambassador bukan hanya untuk memperkenalkan ,dan membuatnya terlihat lebih manusiawi tapi juga untuk mengedukasi audiens tentang produk ini mulai dari cara pakainya, mengapa butuh ini dll. Karena konsumen pastinya butuh orang yang dianggap punya otoritas di bidangnya untuk memberikan penjelasan, dan diyakinkan bahwa mereka perlu ini. Misalnya ketika Tokopedia memanfaatkan Isyana Sarasvati untuk mengedukasi konsumen agar mau beralih berbelanja online.

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Executive Officer (CEO) Upnormals Pingfans

Penulis Buku Best Seller “WWW.HM Defining Your Digital Strategy”

Unduh e-book GRATIS di sini