youtubers

Jajaran Youtubers Indonesia Dengan Bayaran Tertinggi, Siapa Saja?

Beberapa waktu yang lalu, di internal ada presentasi oleh salah satu media agency besar yang mengelola selebritis online, lalu saya tercengang dengan rate card dari mereka terutama terkait dengan harga yang dipatok untuk Youtube. Sebagai perbandingan sekitar 2 tahun yang lalu, kami pernah menggunakan salah satu Youtuber ini, satu video sekitar 50 juta untuk produksi dan publikasi di kanal mereka. Untuk saat ini rate card tertinggi hampir menyentuh 300 juta.

Harganya melesat dengan sangat tajam hanya dalam beberapa tahun. Ini wajar saja, karena booming permintaan terhadap Youtubers dari sisi brand, seiring dengan makin banyaknya audiens di Youtube. Dan Youtuber ini punya fans masing-masing yang loyal. Di sisi lain, saya melihat video yang dibuat juga makin bagus secara kualitas visual, dan juga kreatifnya lebih terkonsep dengan baik. Youtubers saat ini sudah mengelola personal brandingnya dengan sangat profesional, sudah menjadi industri.

Lalu siapa saja 5 Youtubers dengan bayaran tertinggi berdasarkan rate card publik dari salah satu agency ini?

Tim 2 One / Chandra Liow

 

Skinny Indonesian 24

 

Aulion

 

Bena Kribo

 

Cameo Project

Pertanyaan berikutnya bagaimana pengelola brand menyikapi ini? Ketika investasi ke Youtuber menjadi lebih mahal, maka brand harus lebih jeli mempertimbangkan, akan menggunakan siapa atau bahkan menggunakan Youtuber atau tidak.

Baca Juga: 8 Video Iklan Indonesia Dengan Story Telling Menarik 2016

Pertama yang perlu dipertimbangkan, apakah audiens yang kita sasar memang sebagian besar adalah penggila Youtube? Kalau memang iya, maka investasi ke Youtubers menjadi rasional. Kedua, apakah butuh Youtuber yang paling terkenal atau views terbesar? Kalau memang produk kita sifatnya massal maka tidak menjadi masalah. Tapi kalau niche market, mungkin lebih baik dipertimbangkan Youtubers yang niche, yang memang mempengaruhi di audiens yang disasar. Misalnya bila produknya adalah kosmetik, maka beauty vlogger lebih tepat, walaupun secara views tidak sebesar Youtubers yang lain tapi lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Tujuan Online Video dalam Kerangka Pemasaran Digital

Ketiga, perlu dipertimbangkan juga apakah Youtubers yang akan diajak kolaborasi karakter dan pencitraannya sama dengan brand image dari produk kita? Jangan sampai bertabrakan. Karena membangun brand perlu konsistensi.

Apakah ada hal lain yang mau ditambahkan?

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Executive Officer (CEO) Upnormals Pingfans

Digital Strategy Expert & Trainer

Penulis Buku Best Seller “WWW.HM Defining Your Digital Strategy”

Unduh e-book GRATIS di sini