top-5-games_header-01

5 Konten Dengan Trafik Tertinggi 2016, Apa Pembelajarannya?

Saya mulai aktif menulis di blog ini sekitar bulan Mei 2016, dalam perjalanan itu, saya bereksperimen dengan beragam konten, mulai dari sisi tema, cara penulisan, metode penyebaran konten dll. Dari sana saya belajar banyak hal, mulai dari strategi konten, sampai dengan membaca dan menganalisis data.

Kali ini saya akan berbagi,Top 5 konten di blog ini sepanjang 2016, dan apa pembelajaran penting dari itu.

Konten tentang Ramayana, riding the wave yang jadi legenda

Ramayana

Link artikelnya di sini

Tulisan ini dibuat pas pertama kali campaign Ramayan #KerenHakSegalaBangsa. Ramayana menggegerkan dunia marketing tanah air, karena muncul dengan gaya kampanye kekinian, dan menggebrak terintegrasi dari Above The Line (ATL), dan digital dengan sangat serius. Videonya sangat keren, dan ketika saya menulis tulisan ini, sambutannya ternyata luar biasa. Pembacanya melejit, dan sampai sekarang masih banyak yang membaca. Orang-orang pun dengan senang hati membagikan link artikel ini di media sosial dan grup. Pelajaran penting dari tulisan ini adalah riding the wave apa yang sedang jadi perbincangan di audiens. Dan juga segera menuliskan di saat topiknya sedang hangat.

Tulisan yang unik, dan insight  mendalam, ternyata menarik perhatian orang membaca artikel tentang Path

Path

Link artikelnya di sini

Saya lumayan kaget ketika menulis ini, lalu meledak pembacanya. Bisa mengalahkan jumlah views tulisan-tulisan yang ditulis jauh sebelumnya. Pembelajaran pentingnya, mungkin karena tidak banyak orang yang mengangkat dan menganalisis, kenapa orang Indonesia menyukai Path. Bahkan banyak dari mereka yang mungkin baru sadar kalau Path itu hanya populer di Indonesia, bahkan di negeri asalnya Amerika Serikat ngga populer. Insight insight kualitatif yang ada di artikel ini, yang membuat orang tertarik, lalu berbagi di media sosial setelah membaca.

Faktor lain adalah karena ini ditulis dalam bahasa Inggris, dan bicara tentang karakter unik konsumen Indonesia. Ini mungkin punya pangsa pasar baru, audiens dan pembaca di luar Indonesia.

Tulisan kaleidoskop ternyata langsung merebut perhatian

tokopedia

Link artikelnya di sini

Di akhir tahun 2016, saya terpikir bereksperimen membuat tulisan yang sifatnya kurasi, dan bertema video. Karena saya yakin makin ke sini orang makin malas baca teks, lebih suka nonton. Ternyata prediksi saya tepat!!! Tulisan ini viral sekali, dibagikan ratusan kali, dan sampai sekarang masih banyak yang membaca dan sangat antusias.

Terlebih tulisan ini sifatnya kaleidoskop, ternyata tema-tema seperti ini memang selalu laku. Ini jadi catatan penting, oleh karena itu saya bikin kaleidoskop untuk top blog juga.

Tema tips apalagi kaitannya dengan personal branding masih menjual

fresh grad

Link artikelnya di sini

Ketika menuliskan ini saya memang sudah memprediksikan ini akan laris manis. Karena akan selalu ada segmen baru yang butuh informasi personal branding, kaitannya untuk mencari pekerjaan. Apalagi bagi mereka yang baru lulus kuliah. Pembelajarannya, kita perlu jeli melihat tema-tema yang ever green, sebagai penarik trafik.

Konten kurasi dan lebih banyak video selalu bisa diandalkan menarik trafik

screenshot_1

Link artikelnya di sini

Ini adalah eksperimen pertama saya membuat konten yang sifatnya kurasi. Karena tetiba terpikir, bagaimana kalau saya bikin konten yang sifatnya kurasi. Sejak lama sudah berasumsi, ketika era digital yang banjir informasi, maka yang dibutuhkan bukan hanya content creator, tapi juga content curator. Dan ternyata benar antusiasmenya sangat tinggi.

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Executive Officer (CEO) Upnormals Pingfans

Penulis Buku Best Seller “WWW.HM Defining Your Digital Strategy”

Unduh e-book GRATIS di sini