social media engagement

10 Tips Strategi Meningkatkan Engagement Media Sosial

Belakangan ini saya banyak melakukan riset di berbagai artikel blog, dan juga melakukan eksperimen untuk tahu apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan engagement atau interaksi di media sosial. Lalu saya menemukan secara garis besar, ada 10 hal penting yang bisa dilakukan untuk meningkatkan engagement atau interaksi tersebut.

Baca Juga:Belajar Social Media Promo dari 3 Teman di FB

Pertama, update konten di saat jam ramai dan hari yang paling banyak pengunjung

Hal ini sangat penting karena dengan posting di jam ramai. ibarat mmedia tivi atau radio Anda mengudara disaat prime time. Namun bedanya bila di radio dan tv jam prime time itu sama, di media sosial sangat beragam tergantung dari segmen audiens Anda.

Anda bisa menganalisa data analitik media sosial yang Anda gunakan, untuk mengetahui di hari apa, dan jam berapa audiens Anda paling tinggi trafiknya. Maka Anda bisa memposting hal baru di saat itu. Apabila Anda posting di jam yang ramai, maka kemungkinan interaksi lebih tinggi, dan akan menjangkau lebih luas. Pada akhirnya konten Anda akan lebih sering muncul, karena oleh algoritma media sosial disukai oleh audiensnya, dan semakin tinggi engagement maka akan semakin banyak kemungkinan muncul di linimasa audiens potensial.

Kedua, perlu diperhatikan juga jumlah post, apabila terlalu banyak maka akan dianggap spam

Media sosial bukan ajang utama untuk jualan dan memasang flyer jualan. Oleh karena itu, harap memposting konten dengan bijak, jangan terkesan spam. Anda mungkin berpikir posting di media sosial itu gratis, jadi bisa posting sebanyak-banyaknya.

Ini persepsi yang salah, karena terlalu banyak posting yang engagement rendah, maka akan dianggap spam. Apabila algoritma media sosial menganggap Anda sebagai penyebar spam, maka hukumannya jangkauan organik juga akan semakin rendah. Followers juga akan merasa jenuh, dan bisa jadi justru unfollow.

Ketiga, kemas posting dalam sebuah cerita yang menarik, dan tidak hardselling

Konten media sosial itu harus bercerita dengan menarik. Karena audiens anti dengan iklan, apalagi yang hardselling. Konten brand harus dikemas dengan cara yang menghibur, dan atau bermanfaat dan bersifat edukasi bagi konsumen. Konten yang seperti ini, akan membuat konsumen mau beriteraksi , bahkan membagikan ke lini masa mereka.

Keempat, eksperimen untuk membuat konten yang unik, dan otentik

Media sosial adalah panggung, di mana semua brand bisa membuat panggungnya dengan mudah, dan murah. Oleh karena itu, Anda berebut panggung dan perhatian audiens, dengan begitu banyak pesaing. Konten yang akan menarik audiens, dan diingat adalah konten yang otentik dan unik. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan riset di industri dan kompetitor, lalu bereksperimen membuat konten yang unik dan otentik yang akan menarik bagi audiens.

Kelima, tipe konten juga sangat berpengaruh pada jumlah interaksi

Media sosial sangat beragam, beberapa media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter bisa mengakomodasi teks, gambar dan video. Tipe konten juga mempengaruhi jumlah interaksi. Konten yang hanya teks biasanya interaksinya paling rendah, dan yang paling tinggi adalah berbentuk video.

Keenam, Call To Action (CTA) adalah kunci untuk mendorong audiens lebih aktif berinteraksi

CTA adalah arahan atau perintah apa yang Anda inginkan audiens lakukan misalnya likes, komentar, atau share. CTA harus jelas, dan ada diujung kalimat, sehingga mereka akan langsung melakukannya. Audiens di online sering kali hanya membaca sekilas, dan daya konsentrasi sangat rendah. CTA yang jelas, singkat dan padat akan sangat membantu.

Ketujuh, Anda harus membuat konten yang benar-benar relevan dengan audiens potensial

Konten media sosial yang dibuat harus sangat relevan, dan sesuai dengan harapan serta kecemasan audiens Anda. Hal ini akan membuat mereka berpikir “aha… ini gue banget”. Konten yang relevan bisa jadi dari segi bahasa, konteks, isu yang diangkat dll. Oleh karena itu, Anda harus melakukan riset mendalam, dan benar-benar memahami siapa audiens potensial Anda.

Kedelapan, konten yang baik adalah konten yang konsisten

Konsistensi adalah salah satu kunci engagement yang tinggi. Mengapa? Karena audiens tahu, apa yang bisa diharapkan ketika follow media sosial Anda. Informasi apa yang akan disajikan, berapa kali frekuensi update dll. Mesin algoritma media sosial juga akan bisa membaca, dan akan memasukkan Anda ke hasil pencarian yang terkait kategori yang relevan. Apabila kontennya acak, maka Anda tidak dianggap mempunyai otoritas.

Kesembilan, kemampuan untuk menjalin hubungan timbal balik dengan audiens

Anda mungkin sudah paham bahwa media sosial sifatnya dua arah. Oleh karena itu, media sosial Anda harus merespon setiap pertanyaan, komentar, keluhan dll. Anda pun idealnya membangun hubungan baik bukan hanya dengan merespon secukupnya, tapi juga melempar pertanyaan, untuk mendapatkan masukan. Media sosial brand juga menjawab dengan kembali bertanya pengalaman dll, atau juga bisa dengan bergerilya ke media sosial follower Anda untuk meninggalkan jejak komentar.

Kesepuluh, kolaborasi adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan engagement media sosial

Konten kolaborasi sangat bermanfaat untuk saling mempromosikan di follower masing masing. Kolaborasi membuat jangkauan audiensnya menjadi lebih luas, dan memperkuat otoritas. Kolaborasi bisa dilakukan bersama brand dalam satu kategori industri, atau industri lain yang saling melengkapi.

Contohnya influencer biasanya saling berkolaborasi membuat video konten untuk sama-sama mengangkat popularitasnya. Contoh terbaru Bowo Alpenliebe artis Tik Tok yang akan berkolaborasi dengan Arief Muhammad bahkan Young Lex. Kolaborasi lintas industri misalnya, sebuah hotel berkolaborasi dengan theme park atau mall yang berada dalam satu area untuk membuat paket spesial yang dipromosikan di media sosial kedua belah pihak.

Apakah Anda punya tips lainnya? Yuk ditunggu di kolom komentar.

Baca Juga:Tujuan Social Media di Layanan Publik & Pemerintahan

 

Tuhu Nugraha

Digital Strategy Expert & Trainer

Dosen Pasca Sarjana London School of Public Relations (LSPR) Jakarta

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Unduh e-book GRATISdisini

Load More
Something is wrong. Response takes too long or there is JS error. Press Ctrl+Shift+J or Cmd+Shift+J on a Mac.