wework

Pembelajaran Dari WeWork: 4 Hal Yang Jadi Roh Utama Coworking Space

Minggu lalukebetulan saya ke Hong Kong, dan menemani teman yang survei coworking space WeWork Hong Kong. Ini adalah jaringan Coworking Space terbesar di dunia. Yang sudah ada sekitar di 100 lokasi. Selama ini saya melihat coworking space yang ada di Jakarta, yang ditiru hanya bagian luarannya saja. Yaitu ruang kerja yang keren dan instagrammable.Saya pernah ke salah satu coworking space di Singapura, sepertinya juga hal ini yang lebih terasa.

Baca Juga:Tantangan Bisnis Start Up Digital di Indonesia

Dan ketika ngobrol dengan tim sales WeWork, saya baru memahami apa sebenarnya roh dari sebuah coworking space, yang selama ini didengungkan, dan menurut saya adalah prototipe kantor masa depan.

Coworking Space Bukan Berarti Kantor yang Terbuka, tapi ada juga yang berbentuk ruang tertutup

Ini saya melihat sendiri ketika berkeliling. Di sini ada beberapa klien WeWork yang sewa ruangan kantor konvensional. Ada yang bergantian, ada yang sifatnya privat. Mengapa? Karena perusahaan tetap perlu punya ruang tertutup untuk menjaga kerahasiaan, jangan sampai bocor. Kedua, ada saat di mana kita perlu bekerja dalam keadaan tenang, dan tidak terganggu. Karena gaya bekerja tiap orang tentunya juga sangat beragam, ada yang butuh konsentrasi di “teritorinya” sendiri.

Desain ruangan yang mendorong kolaborasi dan ujungnya inovasi

Saya melihat sendiri bagaimana desain ruangan mereka dibuat sangat nyaman, dan bersahabat. Banyak sekali ruangan yang bersifat publik, yang memungkinkan orang untuk saling berkolaborasi dan mencetuskan ide-ide baru. Para pekerja bisa mengambil kopi dan bir secara gratis. Mereka didorong untuk saling ngobrol santai sambil minum.

Dari suasana rileks ini diharapkan mereka akan saling berdiskusi untuk mencetuskan ide-ide baru. Tata cahaya, dan musiknya pun sangat nyaman. Benar-benar seperti ada disebuah kafe yang nyaman. Jadi jangan heran kalau HSBC Hong Kong pun, menyewa 3 lantai di WeWork. WeWork di gedung ini saja mempunyai 8 lantai.

20170908_102200 20170908_103019

Mengapa HSBC menyewa ruangan di sini? Begini penjelasan dari Tim Sales WeWork, HSBC menyediakan ruang kerja alternatif yang disediakan untuk tim marketing digital dll, kalau mereka bosan dengan ruang kerja konvensional mereka. Mereka bisa meeting di ruangan yang ada di sini, agar tercetus ide-ide inovasi yang baru. Ini visi yang luar biasa, karena industri perbankan terkenal sangat kaku.

Fleksibilitas adalah kunci

WeWork buka 7 hari seminggu, dan terbuka 24 jam. Mereka memahami generasi milenial yang sangat membutuhkan fleksibilitas dalam bekerja. Milenial adalah generasi yang mencampuradukkan antara bekerja dan bermain. Jadi mereka bisa kerja di manapun dan kapan pun dan sebaliknya, mengutip dari buku “Grown Up Digital”.

Bahkan di dalam common room mereka, tersedia meja pingpong dan hiburan lainnya untuk mereka bisa istirahat di antara kepenatan bekerja. Fleksibilitas ditunjukkan juga dengan ruangan common room (ruangan tempat ngumpul dan sosialisasi) yang sangat fleksibel settingannya. Bisa berubah menjadi open office sampai dengan ruang pesta atau tempat yoga.

wework-3 20170908_110419

Disrupsi dan Inovasi Terbentuk Dalam Komunitas

WeWork bukan cuma menawarkan ruang bekerja, tapi sebuah komunitas sebenar-benarnya. Mereka tidak ada front office seperti halnya kantor konvensional. Adanya adalah barista yang sekaligus sebagai community manager. Fungsinya mirip semacam barista di Starbucks, di mana mereka mengenal semua konsumennya. Di sini juga sama, community manager ini mengenal dekat para penyewa yang ada di sana. Mereka berteman akrab, suasananya sangat akrab di sana.

20170908_113329 wework-3wework-2

Mereka juga mendesain berbagai event rutin setiap hari agar semua orang saling berkenalan dan akrab. Oleh karena itu, jangan kaget melihat beragam acara mulai dari pesta sampai dengan diskusi serius diadakan di sini.

Baca Juga: 3 Start Up Digital Yang Paling Paham Keunikan Pasar Indonesia

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Chief Executive Officer (CEO)Upnormals Pingfans

Digital Strategy Expert & Trainer

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Unduh e-book GRATIS di sini