about-blockchain2-1-1

Hal Mendasar Yang Perlu Dipahami Tentang Blockchain

Beberapa bulan belakangancryprocurrency dan blockchain mendadak populer, dan diperbicangkan. Lalu apa sebenarnya blockchain? Bagaimana penjelasan yang mudah dipahami mengenai teknologi ini? Berikut beberapa hal dasar dan sederhana untuk memahami blockchain dan dampaknya dari aspek ekonomi dan sosial.

Blockchain adalah teknologi yang ditemukan Sakamoto, saat membuat cryptocurrency Bitcoin

Teknologi ini ditemukan dan dipublikasikan pertama kali oleh Sakamoto, nama samaran penemunya diinternet, yang hingga kini belum diketahui siapa dibalik nama ini. Blockchain adalah teknologi penyimpanan data yang tersebar, merupakan antitesis dari sistem saat ini yang terpusat. Dan otomatis akan memperbaharui apabila terjadi transaksi. Pertama kali produk yang dikenalkan adalah BITCOIN sebagai mata uang digital yang dijadikan alat tukar menukar layaknya mata uang. Teknologi blockchain bukan hanya digunakan untuk mata uang, tapi untuk segala hal yang berharga, misalnya data kependudukan, data rekam kesehatan dll.

Fungsi server sebagai penyimpan data terpusat tidak lagi relevan

Kehadiran teknologi blockchain akan menyebabkan fungsi server yang selama ini berfungsi menyimpan semua database diinternet akan hilang. Karena data akan tersimpan di mana-mana di setiap perangkat misalnya gawai dari mereka yang terlibat dalam transaksi.

Tidak dibutuhkan pihak ketiga untuk transaksi

Ketika teknologi blockchain sudah masif diadopsi, maka berikutnya yang akan terancam adalah peran ecommerce misalnya. Mengapa? Dengan teknologi blockchain semua orang bisa melakukan transaksi langsung, tanpa perlu pihak ketiga sebagai penengah. Teknologi ini juga akan mempersingkat proses misalnya, pengiriman uang antar negara, karena tidak perlu ada proses yang panjang, dan bebera[a bank yang terlibat dalam proses pengiriman uang. Konsekuensinya biaya transfer bisa menjadi lebih murah.

Fungsi pemerintah dan bank sentral terancam tereliminasi

Ketika teknologi blockchain diadopsi meluas, dan sebagian besar orang percaya bertransaksi informasi langsung, maka ini akan mengeliminasi peran pemerintah dan juga bank sentral. Mengapa? Karena perpindahan dan perubahan data tidak dapat dimonitor dan tersebar. Bank sentral menjadi tereliminasi, karena transaksi ekonomi tidak lagi menggunakan mata uang resmi yang dikeluarkan oleh negara, dan berlaku seluruh dunia.

Semua orang bisa bikin mata uang

Di era konvensional, negara yang berhak membuat dan menentukan mata uang resmi yang berlaku untuk bertransaksi di negaranya. Ketika teknologi blockchain ditemukan, semua orang bisa membuat mata uangnya sendiri. Mereka bisa mempromosikan mata uang tersebut agar diterima pasar. Dan transaksi bisa dilakukan melintasi batas negara, asal kedua belah pihak sepakat dengan mata uang yang digunakan dan jumlah nilainya. Ini semacam konsep barter tetapi versi digital.

Teknologi ini dianggap solusi untuk penyimpanan data yang lebih aman

Telknologi blockchain yang terdesentralisasi mengurangi kecemasan masyarakat dunia saat ini mengenai data privasi, di mana semua data terpusat di berbagai server. Terutama di 3 perusahaan besar, Google, Amazon, Facebook, dan juga di pusat data negara. Kasus Cambridge Analytica makin membuat konsumen sadar, betapa rentannya data ini diselewengkan dan disabotase.

Baca Juga:6 Hal Tentang Big Data & Data Privasi Yang Harus Dipahami

Baca Juga:8 Kecerdasan Digital Yang Harus Dimiliki, Apa Saja?

Ada yang ingin menambahkan atau berbagi pengalaman terkait teknologi ini?

 

Tuhu Nugraha Dewanto

Digital Strategy Expert & Trainer

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Unduh e-book GRATISdisini

Load More
Something is wrong. Response takes too long or there is JS error. Press Ctrl+Shift+J or Cmd+Shift+J on a Mac.