data-privacy

Standar Etika Manajemen Privasi Big Data

Saat ini semua orang berbicara tetang big data, perusahaan penguasa pasar hingga perusahaan rintisan mengumpulkan data yang sangat banyak dari konsumennya. Tapi pertanyaan berikutnya, apakah hal ini juga sudah diikuti dengan pengelolaan data yang baik? Perusahaan harus berinvestasi, dan peduli mengenai data privasi konsumennya.

Baca Juga:Pelajaran dari Cambridge Analytica 3: Waspada 5 Risiko Ini dari Big Data di Internet

Tulisan ini terinspirasi dari salah satu blog tentang big data, yang menurut saya tips ini sangat relevan untuk perusahaan masa kini. Apa saja etika terkait pengelolaan big data?

Pertama, organisasi harus trasnsparan untuk apa saja data ini akan digunakan

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah, perusahaan harus transparan data ini akan digunakan untuk kepentingan apa. Transparansi penting agar konsumen mau memberikan datanya, dan data yang dimasukkan valid. Kedua, data privasiadalah kerahasiaan yang harus dilindungi. Apabila penggunaan data diluar konteks yang dijelaskan, bisa terjadi pelanggaran privasi.

Baca Juga:6 Hal Tentang Big Data & Data Privasi Yang Harus Dipahami

Kedua, perusahaan harus mengkomunikasikan Term & Condition dengan bahasa yang sederhana, dan mudah dipahami

Konsumen berhak untuk mendapatkan informasi yang to the point, dan tidak bertele-tele, serta mudah dipahami. Mengapa? Sering kali informasi yang tersedia sengaja atau pun tidak sengaja, terlalu panjang, dan menggunakan bahasa hukum yang sulit dimengerti. Akhirnya konsumen, setuju begitu saja dengan T&C walau tidak membaca, dan memahami konsekuensi dari pengumpulan data mereka.

Ketiga, semua data harus aman, dan terenkripsi

Semua organisasi atau perusahaan harus berinvestasi pada sistem keamanan data, dan juga data dienkripsi. Apa itu enkripsi? Proses di mana, data yang dimiliki diubah menjadi kode-kode untuk mengantisipasi para pembobol yang akan menyelewengkan data yang kita miliki.

Keempat, Privasi harus mendarah daging ke semua karyawan di perusahaan

Perusahaan harus mensosialisasikan pola pikir bahwa privasi itu harus dijaga, dan dihormati oleh semua karyawan. Karena dalam perusahaan ada banyak sekali tim yang mungkin terlibat dalam pengelolaan data, oleh karena itu perlu edukasi dan penyadaran, membocorkan data orang lain tidak baik, dan bisa juga akan menjadi tindakan pidana. ering kali karyawan tidak sadar telah menyebarkan data, atau tergiur membocorkan data karena iming-iming kompensasi uang. Contoh yang menarik adalah bocornya data IndiHome Christian Sugiono di Instagram.

Apalagi etika yang menurut Anda pikir perlu ditambahkan?

 

Tuhu Nugraha

Digital Strategy Expert & Trainer

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Unduh e-book GRATISdisini

Load More
Something is wrong. Response takes too long or there is JS error. Press Ctrl+Shift+J or Cmd+Shift+J on a Mac.