artificial-intelligence

#BookReview: “Prediction Machine” Apa dan Bagaimana Dampak AI Bagi Bisnis dan Peradaban Manusia

Buku inimasih sangat baru, karena baru terbit April 2018. Sehingga data tentang perkembangan terkini kaitannya dengan Artificial Intelligence (AI), sangat relevan untuk menjadi pijakan bersama memahami kemana arah perkembangan AI dalam bisnis, dan perubahan apa yang akan dilakukan. Termasuk menjawab pertanyaan terbesar saat ini? Pekerjaan apa yang akan digantikan oleh AI? Dan bagaimana relevansi tenaga kerja manusia?

Baca Juga:4 Tren Teknologi yang Mengubah Peradaban Manusia

prediction-machine

Ini beberapa poin penting dari buku Prediction Machine yang saya tangkap, dan menarik:

Pertama, penulis membagi menjadi sebuah bagan piramida dampak AI bagi kehidupan manusia. Urutannya dari paling bawah adalah Prediction, Decision Making, Tools, Strategy, Society. Buku ini membahas tiap bagian ini, menjadi satu bab secara mendalam. Perspektifnya jelas memang lebih menekankan di aspek bisnis, dan dampaknya pada efisiensi perusahaan, dan juga pasar tenaga kerja.

Kedua, AI menjadi marak karena asupan data yang makin banyak dan murah karena adanya digitalisasi data. Perkembangan ponsel, Internet Of Thing (IOT) dan internet membuat pengumpulan data menjadi mudah dan murah. Mengapa ini penting? Karena AI akan bisa berjalan dengan baik, apabila mempunyai asupan data yang banyak, dan lengkap.

Ketiga, kelebihan AI adalah membuat proses prediksi dan pengambilan keputusan menjadi lebih murah. Hal ini dengan syarat ada asupan data yang cukup, dan kondisi yang konstan dalam artian keputusan untuk hal yang berpola dan beulang-ulang.

Keempat, kelebihan manusia dibanding AI adalah manusia tahu lebih banyak hal dibanding mesin karena punya panca indra. Dan manusia lebih lihai untuk mengambil keputusan ketika dihadapkan pada situasi di mana data yang tersedia terbatas. Intinya kemampuan manusia belum bisa dikalahkan oleh mesin adalah judgement atau pertimbangan. Mengapa? Karena manusia bisa menggunakan analogi dengan hal sejenis, atau pengalaman di masa lalu.

Kelima, pernyataan mengenai pergeseran apa yang terjadi dengan pekerjaan manusia akan terbagi menjadi empat pola. Kondisi pertama adalah pekerjaan manusia akan tergantikan sepenuhnya dengan mesin, misalnya pekerjaan yang sifatnya berpola saat ini pun sudah terlihat misalnya penjaga tol. Pola kedua, pengurangan jumlah SDM karena digantikan oleh AI. Buku ini mencontohkan di sistem logistik Amazon tetap dibutuhkan tenaga manusia untuk memilah paket, karena ukuran yang sangat beragam. AI belum bisa melakukan prediksi, dan pengambilan keputusan terkait ini.

Pola ketiga, rekonstitusi atau penggantian total tugas dari bagian terkait karena fungsi pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan telah digantikan AI. Contohnya bagian radiologist, pekerjaannya sebelumnya hanya sekedar mengidentifikasi ada potensi misal kanker. Saat ini fungsi dari Radiologist memberikan masukan apakah perlu melakukan tes lainnya sebelum ambil keputusan atau tidak. Karena AI tidak bisa melakukan hal ini.

Pola keempat, pergeseran kompetensi utama yang harus dimiliki di pekerjaan tersebut. Misalnya sopir bus sekolah, ketika ada mobil autopilot fungsinya akan tetap dibutuhkan karena fungsinya bukan hanya sekedar memindahkan anak-anak dari rumah ke sekolah dan sebaliknya, tapi mengatur dan menenangkan selama perjalanan. Ke depan maka penekanan kompetensinya bukan lagi pada kemampuan menyetir, tetapi mengelola anak-anak.

Masih banyak hal lain yang bisa digali dari buku ini. Berbagai buku dan bahasan tentang AI yang saya baca, buku ini paling mudah dipahami oleh awam, dan tidak teknikal. Penulisnya membawa kita ke pemahaman dasar dulu, apa itu AI? Bagaimana perkembangannya? Lalu dampaknya ke bisnis dan masyarakat, dan bagaimana mengantisipasi hal ini. Termasuk kapan saat yang tepat harus berinvestasi di AI.

Membaca buku ini, membuat perasaa panik dan kalut tentang AI, menjadi lebih jelas melihat peta dan gambaran besarnya seperti apa. Sehingga bisa lebih jelas strategi apa yang harus dilakukan ke depan.

Baca Juga:Hal Mendasar Yang Perlu Dipahami Tentang Blockchain

 

Tuhu Nugraha

Digital Strategy Expert & Trainer

Dosen Pasca Sarjana London School of Public Relations (LSPR) Jakarta

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Unduh e-book GRATISdisini